Selasa, 12 Oktober 2010

Sjarah Atletik Yunani Kuno


Atletik Pada Masa Yunani Kuno
Atletik yang terdiri dari jalan, lari, lompat dan lempar dikaakan sebagai cabang olahraga yang paling tua usianya dan disebut juga sebagai “ibu atau indik” dari semua cabang olahraga dan sering disebut juga sebagai Mother of sports. Alasanya adalah karena gerakan atletik sudah tercermin pada kehidupan manusia purba, mengingat jalan lari lompat dan lempar secara tidak sadar sudah  mereka lakukan dalam usaha mempertahankan dan mengembangkan hidupnya, bakanj nmereka menggunakan untuk menyelamatkan diri dari gangguan alam sekitarnya.
           Pada tahun 390 Sebelum Masehi pembinaan suatu bangsa di pusatkan pada peningkatan kekuatan fisik mengutamakan pertumbuhan menuju bentuk tubuh yang harmonis dan serasi melalui kegiatan Gymnastik. Gramaika, dan Musika.
           Kegiatan Gymnastik terdapat gerakan lari, lompat, lempar lembing, lempar cakram dan gulat. Kelima macam gerakan tersebut dilakukan oleh kaum muda untuk meningkatkan/ membangun kekuatan dan pembentukan tubuh yang perkasa.
           Olahraga atletik di jaman yunani dipopulerkan oleh Iccus dan Herodicus pada abad IV. Pada masa tersebut kelima macam cabang kegiatan dikenal sebagai olahraga pentathlon, maksudnya adalah peserta wajib mengikuti kelima macam olahraga tersebut.
           Humeros adalah oraang ahli pejuang yunani yang mencatat sejarah atletik pertama di dunia ini, salah satu catatan yang menjadi pegangan adalah olahraga atletik sudah dilakukan oleh semua orang pada zaman purba sekitar 100 tahun Sebelum Masehi.
           Olahraga atletik sudah diperlombaklan  oleh masyarakat yunani sejak olympiyade kuno, sebelumnya masyarakat yunani yang terdiri dari berbagai suku dan sering terjadi peperangan antar suku, dengan adanya olympiade kuno ini didalamnya ada cabang atletik yang diperlombakan maka peperngan antar suku semakin jarang, hal ini dikarenakan masing –masing suku mempersiapkan atlit-atlitnya yang akan dijuarakan dalam kegiatan olympiade kuno tersebut.
           Tempat arena perlombaan dimana para atlit akan berlomba dan daerahnya dikelilingi oleh tembok yang kuat tempat tersebut dinamakan Palaestra. Selain bertujuan untuk perdamaian antar suku di Yunani olympiade juga bertujuan untuk upacar keagamaan yaitu untuk menyembah dewa orang yunani yaitu zeus.
Macam-macam perlombaan yang dilaksanakan dalam olympiade kuno yaitu:
a.    Lomba lari
b.   Pentathlon
-          Lari cepat
-          Lompat jauh
-          Lempar lembing
-          Lempar cakram
-          Gulat
c.    Parcation
d.   Gulat
e.    Tinju
f.    Pacuan kreta kuda
           Juara perlombaan pentathlon di nobatkan menjadi raja olympiade kuno diarak keliling kota yang disambut oleh masyarakatnya yang mengeluheluhkan kedatangan sang olympiade kuno.
Dengan selalu diadakanya pesta olimpiyade maka masyarakat yunani termotivasi untuk selalu giat berlatih terutama kaum mudanya dan ini memberikan pengaruh positif bagi keutuhan bangsanya untuk mempertahankan negaranya dari serangan lawan, seperti halnya yang terjadi di kota maraton, sebuah kota kecil ditepi pantai Miltiades pasukan yunani yang pasukanya lebih sedikit mampu menghalau angkatan perang persia yang jumlahnya besar, salah seorang plajurit
Yang telah berperang berhari-hari yaitu phellippides disuruh memberikan kabar atas kemenanga ke kota athena plajurit tersebut meninggal dunia akibat kehabisan tenaga da ini terjadi pada tahun 490 Sebelum Masehi.
           Lari maraton merupakan satu acara untuk mengenang salah seorang pahlawan dari yunani yang bernama phellippedes yang telah berlari dari kota Maraton ke kota Athena yang berjarak kurang lebih 42,195 km, kegiatan ini saat ini selalu diperlombakan baik tingkat nasional maupun tingkat internasional.
           Zaman keemasan atletik berahir pada tahun 339 sebelum masehi ketika itu bangsa Maxedonia dibawah kepemimpinan raja Iskandar Zulkarnaen menyerang yunani dan berhasil menaklukanya, dan disusul terjadinya huruhara bangsa yunai dengan bangsa Romawi yang berakibat hancurnya peradaban dan ebudayaan bangsa yunani bahkan dihentikanya olympiyade kuno semasa kekuasaan Romawi oleh Kaisar Theodoseus peradaban yunani benar-benar hancur setelah terjadi penyerangan oleh raja Barbar dari daratan Asia dan disusulnya meletusnya gunung olympus yang menghancurkan setadion olympiade dan patung–patung kebesaran Yunani seperti patung Zeus.

Oleh: EDDY PURNOMO
           Dasar-dasar gerak Atletik


Rabu, 06 Oktober 2010

Atletik

Atletik merupakan aktifitas jasmaniyang terdiri dari gerakan-gerakan dasar yang dinamis dan harmonis, yaitu jalan, lari,lompat, dan lempar. Bila dilihat dari arti atau istilah "atletik" berasal dari bahasa yunani yaitu athlon atau Athlun yang berarti "lomba atau perlombaan/pertandingan". Amerika dan sebagian di Eropa dan Asia seering memakai istilah kata atletik dengan Track dan Faild dan negara jerman memakai kata Leichat Atletik dan negara belanda memakai istilah/kata Atletik.
Atletik jug merupakan sarana untuk pendidikan jasmani dalam upaya meningkatkan kemampuan biomotorik, misalnya kekuatan, dayatahan, kecepatan,kelenturan kordinasi, dan sebagainya.
1.      Nomer jalan dan lari
a.       Jalan cepat yang diperlombakan untuk putri adalah 10 dan 20 km, dan putra 20 km dan 50 km
b.      Lari
i.                    Ditinjau dari jarak yang ditempuh dapat dibedakan
a.       Lari jarak pendek (sprint) mulai dari 60 m sampai dengan 400 m.
b.      Lari jarak menengah (middle distance) adalah 800m dan 1500m.
c.       Lari jarak jauh ( long distance ) adalah 3000 m sampai dengan 42 194 km(maraton).

ii.                  Ditinjau dari lintasan atau jalan yang dilewati:
a.       Lari di lintasan tanpa melewati rintangan (flst) yaitu 100m, 200m, 400m, 800m, 1500m, 5000m, 10.000m.
b.      Lari ladang atau cross country atau lari lintas alam.
c.       Lari 3000 m halang rintang (Stepleehase).
d.      Lari gawang 100 m, 400m gawang untuk putri dan 110 m dan 400m gawang untuk putra.
iii.                Ditinjau dari jumlah peserta dan jumlah nomor yang dilakukan dapat dibedakan :
a.       Lari estafet yaitu 4x100 m untuk putra dan putri.
b.      Combined event ( nomer lomba gabungan ) yaitu panca lomba ( untuk kelompok remaja), sapta lomba ( junior putra-putri dan senior putri). Dan dasa lomba( senior putra)

2.      Nomor lompat
a.       Lompat tinggi ( high jump)
b.      Lompat jauh (long jump)
c.       Lompat jangkit (triple jump)
d.      Lompat tinggi  galah (polevoult)

3.      Nomer lempar
a.       Tolak Peluru (shot put)
b.      Lempar lembing (javlin throw)
c.       Lempar cakram ( discus throw)
d.      Lontar martil (hammer)

Dengan demikian dalam suatu perlombaan atletik akan terdapat lebih dari satu macam perlombaan, yaitu nomer jalan cepat dapat dilaksanakan  di jalan raya (race walking) atau didalam setadion, lari, lompat dan lempar. Banyaknya jumlah perlombaan yang diperlombakan tergantung dari sifat dan tingkat perlombaan, baik tingkat daerah maupun tingkat nasional